facebook
Facebook
Ikuti saya di twitter
Google Plus
Pasang Iklan | Kontak | Buku Tamu | Follow Blog +
Showing posts with label Muslim. Show all posts
Showing posts with label Muslim. Show all posts

Tuesday, 12 November 2013

BuktiKontan Balasan Dari Sebuah Sedekah

0 komentar
Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kisah ini diceritakan langsung oleh ustad yusuf mansur pengasuh pondok wisata hati ketika menghadiri suatu forum pengajian. Menurut ustad yusuf mansyur banyak orang yang mau berubah, tapi memilih jalan mundur.
Satu hari ustad yusuf mansur jalan melintas di satu daerah. Ia tertidur di dalam mobil. 

Tiba-tiba saja ustad terbangun karena ingin buang air kecil. Dilihatnya didepan ada sebuah pom bensin. Kemudian sang ustad berpesan kepada sopirnya: “Nanti di depan ke kiri ya”…………..”Masih banyak, Pak Ustadz”, jawab sopir karena mengira mau isi bensin.


Ustad yusuf mansur paham bahwa sopirnya mengira pengin beli bensin. Padahal bukan. Sang ustad pengin buang air kecil.

Begitu berhenti dan keluar dari mobil, tiba-tiba saja ada seorang sekuriti mendatangi sang ustad dan menyapa, “PakUstadz!” . Dari jauh ia melambai dan mendekati ustad yusuf mansur. Sang ustad menghentikan langkah dan menunggu satpam tersebut.
“Pak Ustadz, alhamdulillah nih bisa ketemu Pak Ustadz. Biasanya kan hanya melihat di TV saja…”. Begitu sapa satpam ini.

Ustad yusuf mansur hanya tersenyum. ”Ga ke-geeran, insya Allah, he he he” begitu gumamnya.

“Saya ke toilet dulu ya”, kata sang ustad karena sudah tidak tahan lagi.
“Nanti saya pengen ngobrol boleh Ustadz?”tanya satpam.

“Saya buru-buru loh. Tentang apaan sih?”, ustad yusuf mansyur menimpali.
“Saya bosen jadi satpam Pak Ustadz”, sambung si satpam

Sejurus kemudian sang ustad sadar, ” Ini Allah pasti yang “berhentiin” saya. Lagi enak-enak tidur di perjalanan, saya terbangun pengen pipis. Eh nemu pom bensin. Akhirnya ketemu sekuriti ini. Berarti barangkali saya kudu bicara dengan dia. Sekuriti ini barangkali “target operasi” dakwah hari ini. Bukan jadwal setelah ini. Begitu pikir saya.
Saya katakan pada sekuriti yang mulia ini, “Ok, ntar habis dari toilet ya”.

Selesai dari toilet Ustad Yusuf Mansur menghampiri pak satpam yang sudah menunggu bebrapa saat.

“Jadi, pegimana? Bosen jadi satpam? Emangnya ga gajian?”, tanya Sang Ustad membuka percakapan.

Kemudian sang ustad dan satpam tersebut mencari warung kopi, untuk bicara-bicara dengan beliau ini. Alhamdulillah ini pom bensin bagus banget. Ada minimart nya yang dilengkapi fasilitas ngopi-ngopiringan.”Gaji mah ada Ustadz. Tapi masa gini-gini aja?”
“Gini-gini aja itu, kalo ibadahnya gitu-gitu aja, ya emang udah begitu. Distel kayak apa juga, agak susah buat ngerubahnya” .
“Wah, ustadz langsung nembak aja nih”.
Merasa agak nggak enak kepada sekuriti ini, sang ustad meminta maaf umpama ada perkataannya yang salah. Kemudian ustad melanjutkan,”Tapi umumnya begitu lah manusia. Rizki mah mau banyak, tapi sama Allah ga mau mendekat. Rizki mah mau nambah, tapi ibadah dari dulu ya begitu-begitu saja………”Udah shalat ashar?”
“Barusan Pak Ustadz. Soalnya kita kan tugas. Tugas juga kan ibadah, iya ga? Ya saya pikir sama saja”, jawab satpam

“Oh, jadi ga apa-apa telat ya? Karena situ pikir kerja situ adalah juga ibadah?” lanjut sang ustad.

Sekuriti itu senyum aja. Disebut jujur mengatakan itu, bisa ya bisa tidak. Artinya, sekuriti itu bisa benar-benar menganggap kerjaannya ibadah, tapi bisa juga ga. Cuma sebatas omongan doang. Lagian, kalo nganggap kerjaan kita ibadah, apa yang kita lakukan di dunia ini juga ibadah, kalau kita niatkan sebagai ibadah. Tapi, itu ada syaratnya. Apa syaratnya? Yakni kalau ibadah wajibnya, tetap nomor satu. Kalau ibadah wajibnya nomor tujuh belas, ya disebut bohong dah tuh kerjaan adalah ibadah.

Misalnya lagi, kita niatkan usaha kita sebagai ibadah, boleh ga? Bagus malah. Bukan hanya boleh. Tapi kemudian kita menerima tamu, sementara adzan mulai terdengar. Artinya kita menerima tamu pas waktu shalat datang, dan kemudian kita abaikan shalat, kita abaikan Allah, maka yang demikian masihkah pantas disebut usaha kita adalah ibadah? Apalagi kalau kemudian hasil kerjaan dan hasil usaha, buat Allah nya lebih sedikit ketimbang buat kebutuhan-kebutuhan kita. Kayaknya perlu dipikirin lagi tuh sebutan-sebutan ibadah

“Disebut barusan itu maksudnya jam setengah limaan ya? Saya kan baru jam 5 nih masuk ke pom bensin ini”, sang ustad mengejar.
“Ya, kurang lebih dah” kelit si satpam.

Kemudian Sang ustad melanjutkan, ”Saya mengingat diri saya dulu yang dikoreksi oleh seorang faqih, seorang ‘alim, bahwa shalat itu kudu tepat waktu. Di awal waktu. Tiada disebut perhatian sama Yang Memberi Rizki bila shalatnya tidak tepat waktu. Aqimish shalaata lidzikrii, dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku. Lalu, kita bersantai-santai dalam mendirikan shalat. Entar-entaran. Itu kan jadi sama saja dengan mengentar-entarkan mengingat Allah. Maka lalu saya ingatkan sekuriti yang entahlah saya merasa he is the man yang Allah sedang berkenan mengubahnya dengan mempertemukan dia dengan saya”.

“Gini ya Kang. Kalo situ shalatnya jam setengah lima, memang untuk mengejar ketertinggalan dunia saja, jauh tuh. Butuh perjalanan satu setengah jam andai ashar ini kayak sekarang, jam tiga kurang dikit. Bila dalam sehari semalam kita shalat telat terus, dan kemudian dikalikan sejak akil baligh, sejak diwajibkan shalat, kita telat terus, maka berapa jarak ketertinggalan kita tuh? 5x satu setengah jam, lalu dikali sekian hari dalam sebulan, dan sekian bulan dalam setahun, dan dikali lagi sekian tahun kita telat. Itu baru telat saja, belum kalo ketinggalan atau kelupaan, atau yang lebih bahayanya lagi kalau bener-benar lewat tuh shalat? Wuah, makin jauh saja mestinya kita dari senang”.

Sang ustad melanjutkan perkataannya ,”Saudara-saudaraku Peserta KuliahOnline, percakapan ini kurang lebih begitu. Mudah-mudahan sekuriti ini paham apa yang saya omongin. Dari raut mukanya, nampaknya ia paham. Mudah-mudahan demikian juga saudara-saudara ya? He he he. Belagu ya saya? Masa omongan cetek begini kudu nanya paham apa engga sama lawan bicara?”.

”Saya katakan pada dia. Jika dia alumni SMU, yang selama ini telat shalatnya, maka kawan-kawan selitingnya mah udah di mana, dia masih seperti diam di tempat. Bila seseorang membuka usaha, lalu ada lagi yang buka usaha, sementara yang satu usahanya maju, dan yang lainnya sempit usahanya, bisa jadi sebab ibadah yang satu itu bagus sedang yang lain tidak.”

”Dan saya mengingatkan kepada peserta KuliahOnline untuk tidak menggunakan mata telanjang untuk mengukur kenapa si Fulan tidak shalat, dan cenderung jahat lalu hidupnya seperti penuh berkah? Sedang si Fulan yang satu yang rajin shalat dan banyak kebaikannya, lalu hidupnya susah. Jawaban terhadap pertanyaan-pertanya an seperti ini cukup kompleks. Tapi bisa diurai satu satu dengan bahasa-bahasa kita, bahasa-bahasa kehidupan yang cair dan dekat dengan fakta. Insya Allah ada waktunya pembahasan yang demikian” lanjut sang ustad.

Kembali kepada si sekuriti tadi, sang ustad tanya, “Terus, mau berubah?”
“Mau Pak Ustadz. Ngapain juga coba saya kejar Pak Ustadz nih, kalo ga serius?” jawab si satpam dengan mantap.

“Ya udah, deketin Allah dah. Ngebut ke Allah nya” ustad menyela
“Ngebut gimana?” tanya satpam

Lalu ustad yusuf mansur menjelaskan:
“Satu, benahin shalatnya. Jangan setengah lima-an lagi shalat asharnya. Pantangan telat. Buru tuh rizki dengan kita yang datang menjemput Allah. Jangan sampe keduluan Allah”.
Si sekuriti mengaku mengerti, bahwa maksudnya, sebelum azan udah standby di atas sajadah. Kita ini pengen rizkinya Allah, tapi ga kenal sama Yang Bagi-bagiin rizki. Contohnya ya pekerja-pekerja di tanah air ini.. Kan aneh. Dia pada kerja supaya dapat gaji. Dan gaji itu rizki. Tapi giliran Allah memanggil, sedang Allah lah Tuhan yang sejatinya menjadikan seseorang bekerja, malah kelakuannya seperti ga menghargai Allah. Nemuin klien, rapih, wangi, dan persiapannya masya Allah. Eh, giliran ketemu Allah, amit-amit pakaiannya, ga ada persiapan, dan tidak segan-segan menunjukkan wajah dan fisik lelahnya. Ini namanya ga kenal sama Allah.

“Yang kedua,” saya teruskan. “Yang kedua, keluarin sedekahnya”.

Sekuriti itu tertawa. “Pak Ustadz, pegimana mau sedekah, hari gini aja nih, udah pada habis belanjaan. Hutang di warung juga terpaksa dibuka lagi,. Alias udah mulai ngambil dulu bayar belakangan”.
“Ah, ente nya aja kali yang kebanyakan beban. Emang gajinya berapa?”tanya ustad
“Satu koma tujuh, Pak ustadz”, jawab satpam.
“Wuah, itu mah gede banget. Maaf ya, untuk ukuran sekuriti, yang orang sering sebut orang kecil, itu udah gede”, komentar sang ustad.
“Yah, pan kudu bayar motor, bayar kontrakan, bayar susu anak, bayar ini bayar itu. Emang ga cukup Pak ustadz” balik satpam seakan tidak mau kalah.

Ustad yusuf mansur bertanya lagi:
“Itu kerja bisa gede, emang udah lama kerjanya?”
“Kerjanya sih udah tujuh tahun. Tapi gede gaji bukan karena udah lama kerjanya. Saya ini kerjanya pagi siang sore malem, ustadz”, terang satpam
“Koq bisa?” sang ustad penasaran.

“Ya, sebab saya tinggal di mess. Jadi dihitung sama bos pegimana gitu sampe ketemu angka 1,7jt” kata satpam.
“Terus, kenapa masih kurang?” lanjut sang ustad.
“Ya itu, sebab saya punya tanggungan banyak” satpam itu menjawab.

“Secara dunianya, lepas aja itu tanggungan. Kayak motor. Ngapain juga ente kredit motor? Kan ga perlu?” ustad yusuf mansur mencoba meyakinkan si satpam.
“Pengen kayak orang-orang Pak Ustadz” jawab satpam.
“Ya susah kalo begitu mah. Pengen kayak orang-orang, motornya. Bukan ilmu dan ibadahnya. Bukan cara dan kebaikannya. Repot” ustad mencoba menyanggah pendapat si satpam.

Sekuriti ini nyengir. Emang ini motor kalo dilepas, dia punya 900 ribu. Rupanya angsuran motornya itu 900 ribu. Ga jelas tuh darimana dia nutupin kebutuhan dia yang lain. Kontrakan saja sudah 450 ribu sama air dan listrik. Kalo ngelihat keuangan model begini, ya nombok dah jadinya.
“Ya udah, udah keterlanjuran ya? Ok. Shalatnya gimana? Mau diubah?” tanya ustad
“Mau Ustadz. Saya benahin dah” jawab satpam
“Bareng sama istri ya. Ajak dia. Jangan sendirian. Ibarat sendal, lakukan berdua. Makin cakep kalo anak-anak juga dikerahin.. Ikutan semuanya ngebenahin shalat” kata ustad.
“Siap ustadz”.

“Tapi sedekahnya tetap kudu loh”.
“Yah Ustadz. Kan saya udah bilang, ga ada”.
“Sedekahin aja motornya. Kalo engga apa keq”.
“Jangan Ustadz. Saya sayang-sayang ini motor. Susah lagi belinya. Tabungan juga ga ada. Emas juga ga punya”.

Sekuriti ini berpikir, sang ustad kehabisan akal untuk nembak dia. Tapi ustad akan cari terus. Sebab tanggung. Kalo dia hanya betulin shalatnya saja, tapi sedekahnya tetap ga keluar, lama keajaiban itu akan muncul. Setidaknya menurut ilmu yang saya dapat. Kecuali Allah berkehendak lain. Ya lain soal itu mah.
Sebentar kemudian ustad yusuf mansur bilang sama ini sekuriti, “Kang, kalo saya unjukin bahwa situ bisa sedekah, yang besar lagi sedekahnya, situ mau percaya?”. Si sekuriti mengangguk. “Ok, kalo sudah saya tunjukkan, mau ngejalanin?” . Sekuriti ini ngangguk lagi. “Selama saya bisa, saya akan jalanin,” katanya, manteb.
“Gajian bulan depan masih ada ga?”
“Masih. Kan belum bisa diambil?”
“Bisa. Dicoba dulu”.
“Entar bulan depan saya hidup pegimana?”
“Yakin ga sama Allah?”
“Yakin”.
“Ya kalo yakin, titik. Jangan koma. Jangan pake kalau”.

Sekuriti ini oleh ustad dibimbing untuk kasbon. Untuk sedekah. Sedapetnya. Tapi usahakan semua. Supaya bisa signifikan besaran sedekahnya. Sehingga perubahannya berasa. Dia janji akan ngebenahin mati-matian shalatnya. Termasuk dia akan polin shalat taubatnya, shalat hajatnya, shalat dhuha dan tahajjudnya. Dia juga janji akan rajinin di waktu senggang untuk baca al Qur’an. Perasaan udah lama banget dia emang ga lari kepada Allah. Shalat Jum’at aja nunggu komat, sebab dia sekuriti. Wah, susah dah. Dan itu dia aminin. Itulah barangkali yang sudah membuat Allah mengunci mati dirinya hanya menjadi sekuriti sekian tahun, padahal dia Sarjana Akuntansi!

Ya, rupanya dia ini Sarjana Akuntansi. Pantesan juga dia ga betah dengan posisinya sebagai sekuriti. Ga kena di hati. Ga sesuai sama rencana. Tapi ya begitu dah hidup.. Apa boleh buta, eh, apa boleh buat. Yang penting kerja dan ada gajinya.
Bagi ustad sendiri, ga mengapa punya banyak keinginan. Asal keinginan itu keinginan yang diperbolehkan, masih dalam batas-batas wajar. Dan ga apa-apa juga memimpikan sesuatu yang belom kesampaian sama kita. Asal apa? Asal kita barengin dengan peningkatan ibadah kita. Kayak sekarang ini, biarin aja harga barang pada naik. Ga usah kuatir. Ancem aja diri, agar mau menambah ibadah-ibadahnya. Jangan malah berleha-leha. Akhirnya hidup kemakan dengan tingginya harga,. Ga kebagian.

Sekuriti ini kemudian maju ke atasannya, mau kasbon. Ketika ditanya buat apa? Dia nyengir ga jawab. Tapi ketika ditanya berapa? Dia jawab, Pol. Satu koma tujuh. Semuanya.
“Mana bisa?” kata komandannya.
“Ya Pak, saya kan ga pernah kasbon. Ga pernah berani. Baru ini saya berani”.
Komandannya terus mengejar, buat apa? Akhirnya mau ga mau sekuriti ini jawab dengan menceritakan pertemuannya dengan saya.

Singkat cerita, sekuriti ini direkomendasikan untuk ketemu langsung sama ownernya ini pom bensin.. Katanya, kalau pake jalur formal, dapet kasbonan 30% aja belum tentu lolos cepet. Alhamdulillah, bos besarnya menyetujui. Sebab komandannya ini ikutan merayu, “Buat sedekah katanya Pak”, begitu kata komandannya.
Subhaanallaah, satu pom bensin itu menyaksikan perubahan ini. Sebab cerita si sekuriti ini sama komandannya, yang merupakan kisah pertemuannya dengan saya, menjadi kisah yang dinanti the end story nya. Termasuk dinanti oleh bos nya.
“Kita coba lihat, berubah ga tuh si sekuriti nasibnya”, begitu lah pemikiran kawan-kawannya yang tahu bahwa si sekuriti ini ingin berubah bersama Allah melalui jalan shalat dan sedekah.

Hari demi hari, sekuriti ini dilihat sama kawan-kawannya rajin betul shalatnya. Tepat waktu terus. Dan lumayan istiqamah ibadah-ibadah sunnahnya. Bos nya yang mengetahui hal ini, senang. Sebab tempat kerjanya jadi barokah dengan adanya orang yang mendadak jadi saleh begini. Apalagi kenyataannya si sekuriti ga mengurangi kedisiplinan kerjaannya.. Malah tambah cerah muka nya.

Sekuriti ini mengaku dia cerah, sebab dia menunggu janjinya Allah. Dan dia tahu janji Allah pastilah datang. Begitu katanya, menantang ledekan kawan-kawannya yang pada mau ikutan rajin shalat dan sedekah, asal dengan catatan dia berhasil dulu.
Saya ketawa mendengar dan menuliskan kembali kisah ini. Bukan apa-apa, saya demen ama yang begini. Sebab insya Allah, pasti Allah tidak akan tinggal diam. Dan barangkali akan betul-betul mempercepat perubahan nasib si sekuriti. Supaya benar-benar menjadi tambahan uswatun hasanah bagi yang belum punya iman. Dan saya pun tersenyum dengan keadaan ini, sebab Allah pasti tidak akan mempermalukannya juga, sebagaimana Allah tidak akan mempermalukan si sekuriti.

Suatu hari bos nya pernah berkata, “Kita lihatin nih dia. Kalo dia ga kasbon saja, berarti dia berhasil. Tapi kalo dia kasbon, maka kelihatannya dia gagal. Sebab buat apa sedekah 1 bulan gaji di depan yang diambil di muka, kalau kemudian kas bon. Percuma”.
Tapi subhaanallah, sampe akhir bulan berikutnya, si sekuriti ini ga kasbon.
Berhasil kah?
Tunggu dulu. Kawan-kawannya ini ga melihat motor besarnya lagi. Jadi, tidak kasbonnya dia ini, sebab kata mereka barangkali aman sebab jual motor. Bukan dari keajaiban mendekati Allah.

Saatnya ngumpul dengan si bos, ditanyalah si sekuriti ini sesuatu urusan yang sesungguhnya adalah rahasia dirinya.
“Bener nih, ga kasbon? Udah akhir bulan loh. Yang lain bakalan gajian. Sedang situ kan udah diambil bulan kemaren”.
Sekuriti ini bilang tadinya sih dia udah siap-siap emang mau kasbon kalo ampe pertengahan bulan ini ga ada tanda-tanda. Tapi kemudian cerita si sekuriti ini benar-benar bikin bengong orang pada.

Sebab apa? Sebab kata si sekuriti, pasca dia benahin shalatnya, dan dia sedekah besar yang belum pernah dia lakukan seumur hidupnya, yakni hidupnya di bulan depan yang dia pertaruhkan, trjadi keajaiban. Di kampung, ada transaksi tanah, yang melibatkan dirinya. Padahal dirinya ga trlibat secara fisik. Sekedar memediasi saja lewat sms ke pembeli dan penjual. Katanya, dari transaksi ini, Allah persis mengganti 10x lipat. Bahkan lebih. Dia sedekah 1,7jt gajinya. Tapi Allah mengaruniainya komisi penjualan tanah di kampungnya sebesar 17,5jt. Dan itu trjadi begitu cepat. Sampe-sampe bulan kemaren juga belum selesai. Masih tanggalan bulan kemaren, belum berganti bulan.

Kata si sekuriti, sadar kekuatannya ampe kayak gitu, akhirnya dia malu sama Allah. Motornya yang selama ini dia sayang-sayang, dia jual! Uangnya melek-melek buat sedekah. Tuh motor dia pake buat ngeberangkatin satu-satunya ibunya yang masih hidup. Subhaanallaah kan? Itu jual motor, kurang. Sebab itu motor dijual cepat harganya ga nyampe 13 juta. Tapi dia tambahin 12 juta dari 17jt uang cash yang dia punya. Sehingga ibunya punya 25 juta. Tambahannya dari simpenan ibunya sendiri.

Si sekuriti masih bercerita, bahwa dia merasa aman dengan uang 5 juta lebihan transaksi. Dan dia merasa ga perlu lagi motor. Dengan uang ini, ia aman. Ga perlu kasbon.
Mendadak si bos itu yang kagum. Dia lalu kumpulin semua karyawannya, dan menyuruh si sekuriti ini bercerita tentang keberkahan yang dilaluinya selama 1 bulan setengah ini.
Apakah cukup sampe di situ perubahan yang trjadi pada diri si sekuriti?
Engga. Si sekuriti ini kemudian diketahui oleh owner pom bensin tersebut sebagai sarjana S1 Akuntansi. Lalu dia dimutasi di perusahaan si owner yang lain, dan dijadikan staff keuangan di sana. Masya Allah, masya Allah, masya Allah. Berubah, berubah, berubah.
Saudara-saudaraku sekalian.. …………….

Cerita ini bukan sekedar cerita tentang Keajaiban Sedekah dan Shalat saja. Tapi soal tauhid. soal keyakinan dan iman seseorang kepada Allah, Tuhannya. Tauhid, keyakinan, dan imannya ini bekerja menggerakkan dia hingga mampu berbuat sesuatu. Tauhid yang menggerakkan! Begitu saya mengistilahkan. Sekuriti ini mengenal Allah. Dan dia baru sedikit mengenal Allah. Tapi lihatlah, ilmu yang sedikit ini dipake sama dia, dan diyakini. Akhirnya? Jadi! Bekerja penuh buat perubahan dirinya, buat perubahan hidupnya…………………………Subhaanallaah, masya Allah.

Dan lihat juga cerita ini, seribu kali si sekuriti ini berhasil keluar sebagai pemenang, siapa kemudian yang mengikuti cerita ini? Kayaknya kawan-kawan sepom bensinnya pun belum tentu ada yang mengikuti jejak suksesnya si sekuriti ini. Barangkali cerita ini akan lebih dikenang sebagai sebuah cerita manis saja. Setelah itu, kembali lagi pada rutinitas dunia. Yah, barangkali tidak semua ditakdirkan menjadi manusia-manusia pembelajar.

Pertanyaan ini juga layak juga diajukan kepada member ikon yang saat ini mengikuti esai ini? Apa yang ada di benak Saudara? Biasa sajakah? Atau mau bertanya, siapa sekuriti ini yang dimaksud? Di mana pom bensinnya? Bisa kah kita bertemu dengan orang aslinya? Berdoa saja. Sebab kenyataannya juga buat saya tidak gampang menghadirkan testimoni aslinya. Semua orang punya prinsip hidup yang berbeda. Di antara semua pecinta Catatan Subuh saja ada yang insya Allah saya yakin mengalami keajaiban-keajaiban dalam hidup ini. Sebagiannya memilih diam saja, dan sebagiannya lagi memilih menceritakan ini kepada satu dua orang saja, dan hanya orang-orang tertentu saja yang memilih untuk benar-benar terbuka untuk dicontoh. Dan memang bukan apa-apa, ketika sudah dipublish, memang tidak gampang buat seseorang menempatkan dirinya untuk menjadi contoh.

Yang lebih penting buat kita sekarang ini, bagaimana kemudian kisah ini mengisnpirasikan kita semua untuk kemudian sama-sama mencontoh saja kisah ini. Kita ngebut sengebut2nya menuju Allah. Yang merasa dosanya banyak, sudah, jangan. “Dan pada sebagian malam bertahajjudlah dengannya sebagai tambahan bagimu.Mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji”. (Al Isra’: 79)

Wajah Cantik Wanita Di Facebook

0 komentar
Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Ukhti fillah..

Benarlah engkau sangat mempesona, pesonamu selalu mampu merobohkan akal para ikhwit (ikhwan genit) bahkan para laki-laki yang ingin menjaga pandangannya yang selalu beredar di facebook.

Kau sangat tahu, beratus-ratus bahkan beribu-ribu laki-laki dipertemanan Facebook mu menatapmu dengan kagum atas kecantikan wajahmu yang tanpa malu-malu lagi kau tampakkan seluruh cahaya wajahmu. Apakah engkau bangga dengannya ?? bangga karna kau Bak Artis yang dipuja puji kecantikannya?? lantas kau kemanakan rasa malu mu ukhti ??
Ukhi fillah..


Kecantikanmu sungguh mempesona, tak ada yang mampu menyangkal itu. Sungguh kecantikanmu adalah Anugrah Terindah, namun pantaskah engkau pamerkan kecantikanmu demi ikhwit-ikhwit yang berkeliaran di Facebook ??

Apa yang engkau maksudkan dengan kecantikan sebagai bagian yang harus kau tampakkan pada mereka ?? Apa tujuanmu yaa ukhti ??

Ukhti fillah..

Sadarkah engkau, banyak ikhwit berkeliaran. Dengan kau pamerkan paras ayumu, kau justru menggoda mereka untuk merayumu. Ada yang terang-terangan menggodamu dengan berkata hal yang tak pantas untuk kemuliaanmu.. ” Ukhi, kau cantik sekali, mau kah menemani mimpi-mimpiku “..Pantaskah ??

Atau kau justru senang dengan kenistaan mereka yang merendahkan izzah dan iffahmu meskipun hanya di dunia maya ?? atau justru kau bangga dengan rayuan-rayuan mereka yang menggugah selera nafsu mereka ??

Ukhti fillah..

Aku tahu kau tetap menjaga auratmu, jilbabmu yang menutup seluruh bagian yang harus tertutup rapat. Namun kau lupa, ‘pose’ mu mengundang decak kagum ikhwit untuk terus memandangmu dan menggodamu bahkan mengundang tertawaan syetan yang berhasil merubuhkan pesonamu.

Lalu apa arti jilbabmu kalo kau enggan untuk menjaganya dari serbuan para ikhwit, justru kau senang memamerkannya. Apakah kau lupa ada ratusan muslimah yang foto nya disalah gunakan, bahkan fotonya di edit menjadi foto yang vulgar.

Siapa yang hendak kau salahkan ?? mereka para pengedit foto ?? Tidak..itu tidak mungkin. Karna sesuai peraturan di dunia maya, semua foto yang sudah masuk ke dunia maya adalah hak milik semua orang. Mereka bebas men’ save ‘ dan meng’ edit ‘ fotomu. Apakah kau mau menjadi salah satu korban muslimah dari kekejian ikhwit dunia maya ??

Ukhti fillah..

Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Tak pantaslah aku membiarkanmu tetap dalam jalur yang membuatmu makin terpuruk.

Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Kau lah muslimah yang seharusnya menjadi contoh orang-orang disekitarmu untuk tetap istiqomah dalam kebenaran.

Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Nanti akan datang seorang laki-laki mulia yang hanya dia lah yang kau halal kan melihat paras ayumu, tentu laki-laki mulia itu hadir karna kau menjaga kemuliaanmu.

Karna ku sayang padamu, kau tetap lah saudariku. Maka jagalah Paras Ayumu..

Sampai ada yang halal melihatnya …

Monday, 20 May 2013

Pengantin Meninggal Ketika Sujud Dalam Sholat

0 komentar

Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad ini terjadi di Abha,ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi."Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia pun berhias,menggunakan gaun pengantin putih yang indah,mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia  tiba-tiba mendengar azan Isya,dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.


Dia berkata pada ibunya,"Bu,aku mau berwudhu dan sholat Isya."

Ibunya pun terkejut,"Apa kamu sudah gila? Tamu telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air."Ibunya menambahkan,"Aku ini ibumu,dan Ibu katakan jangan sholat sekarang! Demi ALLAH,jika kamu berwudhu sekarang,Ibu akan marah kepadamu!"

Anaknya menjawab,"Demi ALLAH,aku tidak akan pergi dari ruangan ini,hingga aku shalat. Ibu, Ibu harus tahu bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta"!

Ibunya berkata,"Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang dirimu ketika kamu tampil nanti dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up? Kamu takkan terlihat cantik di mata mereka! Dan mereka pun akan mengolok-olok dirimu !"

Anak perempuannya itu berkata dengan tersenyum,"Apakah Ibu takut karena aku takkan terrlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang aku takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat,aku tidak akan tampak cantik di mata-Nya."

Lalu,dia berwudhu,dan seluruh make-up-nya terbasuh.Namun,dia tidak merasa bermasalah dengan itu.

Kemudian dia memulai sholatnya.Dan pada saat itu dia bersujud,dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.

Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah,bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Ya,ia wafat dalam keadaan bersujud! Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang Muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!

Banyak orang tersentuh mendengarkan kisah ini.Ia telah menjadikan ALLAH dan ketaatan kepada-Nya sebagai prioritas pertama.Kematian bisa datang menjemput siapa saja dengan tiba-tiba!

Friday, 10 May 2013

Kisah Cinta Zullaikha Dan Nabi Yusuf

0 komentar
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kisah Nabi Yussuf.a.s yang sangat tampan dan Siti Zulaikha ,ibu angkatnya,yang amat mencintai Rasul ALLAH adalah kisah cinta versi Islam yang sangat terkenal.Siti Zulaikha sanggup menabur fitnah kerana cintanya di tolak oleh Nabi Yusof a.s..Sesudah Nabi Yusuf menjadi belia,maka ketampanan wajahnya terserlah.Makin hari,hati Siti Zulaikha tidak tenang.Dirinya sentiasa terfikirkan wajah tampan anak angkatnya itu.Akhirnya kerinduan pada cinta itu membuatkan Siti Zulaikha merencanakan suatu akal.Dia mula memakai pakaian yang mengoda bersama wangian yang semerbak harumnya melangkah ke kamar Nabi Yusuf.a.s. dan menodai Nabi Alllah,yusuf..
  

Tiba-tiba Zulaiha masuk ke dalam, mendekatinya dengan ramah, dan memegang tangannya sambil menutup pintu kamar. Zulaiha merasakan kegelisahan, ketakutan, dan tak boleh menjawab pandangan kedua mata Yusuf. Ia lalu berpaling ke arah Yusuf, sedangkan Yusuf selalu berusaha menjauh darinya. Isteri al-Aziz kemudian berkata, Apakah maksud semua ini, hai, Yusuf? Janganlah engkau menjauh dariku, sehingga aku binasa kerana rindu kepadamu. Yusuf diam tanpa jawapan. Isteri al-Aziz mendekatinya lagi seraya berkata, Aduhai, Yusuf,betapa indahnya rambutmu!

Yusuf menjawab, Inilah sesuatu yang pertama kali akan berhamburan dari tubuhku setelah aku mati.

Aduhai, Yusuf, betapa indahnya kedua matamu! Bujuk isteri al-Azizlagi.

Keduanya ini adalah benda yang pertama kali akan lepas dari kepalaku dan akan mengalir di muka bumi!

Isteri al-Aziz berkata lagi, Betapa tampannya wajahmu, hai, Yusuf.

Tanah kelak akan melumatnya, Jawab Yusuf.

Kemudian Zulaiha berkata kepadanya, Telah terbuka tubuhku kerana ketampanan wajahmu.

Syaitan menolongmu untuk berbuat hal itu! Kata Yusuf.

Yusuf! Bagaimanapun aku harus mendapatkan apa yang selama ini kudambakan, dan kini aku datang kerananya. Kata Zulaiha.

Yusuf menjawab: Ke manakah aku akan lari dari murka Allah jika aku menderhakaiNya?

Nabi Yusuf kemudiannya mula menjauh dan melarikan diri dari Isteri Al-Aziz.Zulaikha mengejar dan sempat tangannya mencapai pakaian Yusuf dari arah belakang.Lalu terkoyaklah bajunya(Yusuf).

Zulaikha merasa takut lalu melaporkan hal tersebut kepada suaminya dengan menfitnah mengatakan bahawa dia di nodai Yusof.Tetapi,Al-Aziz tidak mempercayainya kerana sifat jujur Yusuf dan juga bukti yang nyata iaitu baju Yusuf terkoyak di bahagian belakang.

Berita itu tersebar dengan cepat sekali di mesir.Zulaikha merasa malu dan kemudiannya menemui penyelesaian.Dia menjemput para wanita menghadiri suatu majlis di rumahnya.Di atas meja majlis tersebut terdapat buah-buahan dan juga pisau.Tika mereka berborak-borak sambil di tangan mengupas buah,lalu Zulaikha memanggil Yusuf.Yusuf pun keluar.Tiba-tiba,semua mata terpaling pada raut wajah yang sangat tampan itu tanpa sedar arah hangat mengalir dari jari-jemari mereka kerana terpukau dengan raut wajahnya.Yusuf dapat mengagak niat jahat ibu angkatnya lalu bermohon pada ALLAH.Sambil berlindung kepada Allah,

Yusuf berkata,

Tuhanku! Penjara lebih kusukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Allah hindarkan aku dari tipu daya mereka, tentulah aku tertarik kepada mereka. Dan tentulah aku termasuk orang yang jahil.

Allah meneguhkan hamba-hamba-Nya yang mukmin serta berlindung dan berpegang dengan kebenaran yang diperintahkan oleh-Nya .. Maka, Tuhan memperkenankan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, Yang Maha Mengetahui.

Setelah beberapa lama di Yusuf di penjara,Zulaikha mula menyesal atas perbuatannya.Wanita itu bertanyakepada dirinya sendiri: Salahkah aku tatkala menyuruh al-Aziz memasukkan Yusuf ke dalam penjara? Ya, kuharamkan diriku melihat Yusuf... Sekali lagi ia berfikir dalam kegelisahannya: Tetapi, apakah aku bersalah dalam urusan itu?

Ia menyanggah dirinyasendiri untuk lepas dari azab, seperti seorang dermawan yang haus,tetapi tidak sanggup menjangkau air yang dipikul di bahunya sendiri.Hari demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahunberjalan tanpa sunyi dari cerita isteri al-Aziz dengan Yusuf.

Tiba-tiba dengan izin ALLAH , datanglah utusan raja, memerintahkan Al-Aziz untuk datang ke istana. Isteri al-Aziz sangat hairan, sebab hal itu belum terjadisebelumnya. Ia bertanya kepada suaminya apa kira-kira yangmenyebabkan sang raja memanggilnya ke istana.

Al-Aziz menjawab, Mungkin ada urusan yang berhubungan dengan Yusuf.

Mendengar nama Yusuf disebut lagi, lenyaplah segala dugaan.Tetapi, benarkah raja hanya berkehendak untuk berbicaradengannya tentang Yusuf?

Dengan penuh pertanyaan di benaknya, pergilah isteri al-Azizmenuju istana raja. Di sana didapatinya wanita-wanita yang telahmemotong tangannya beberapa waktu yang lalu, semuanya menghadapRaja Mesir. Sementara itu, sang raja memandangi wajah parawanita itu satu persatu, kemudian mengajukan pertanyaan singkatkepada wanita-wanita itu: Bagaimana keadaanmu ketika kamu menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadamu)?

Mereka menjawab serentak: Kami tiada mendapati suatu keburukan padanya (Yusuf).

Tiba-tiba, tanpa diminta oleh Raja, isteri al-Azizberbicara. Ia merasa telah tiba saatnya untuk berbicara terus terangperihal itu, agarhilang semua beban dosa kerana tindakan aniayanya terhadapYusuf. Di hadapan Raja, wanita-wanita kota, dan seluruh yang hadir disitu, ia menerangkan:

Sekarang jelaslah kebenaran itu. Akulahyang menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), dansesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar.(Yusuf berkata), Yang demikian itu agar dia (al-Aziz)mengetahui bahawa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya dibelakangnya, dan bahawasanya Allah tidak merelai tipudayaorang-orang yang berkhianat. Dan aku tidak membebaskan diriku (darikesalahan), kerana sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepadakejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Terjadi perbezaan pendapat tentang kehidupan perempuan ituselanjutnya. Sebahagian orang berpendapat bahawa sejak itu isterial-Aziz hidup bersama kesedihan dan putus asa kerana ingatannyakepada Yusuf. Sebahagian yang lain berpendapat bahawa isterial-Aziz itu akhirnya pindah ke suatu tempat yang jauh, dan tiadakhabar beritanya sama sekali. Yang jelas, kehidupan wanita itumenjadi terganggu, kerana cinta kepada Yusuf.Namun ada yang mengisahkan setelah peristiwa itu Zulaihabertaubat kepada Allah SWT. Ketika Yusuf diutus menjadi Rasul danmenjadi penguasa menggantikan Al-Aziz, Nabi Yusuf berjumpadengan Zulaiha yang ketika itu keadaannya sudah tua. Akhirnya Allahmenjadikan Zulaiha muda remaja dan berkahwin dengan Nabi Yusuf.Maka jadilah Zulaiha sebagai seorang wanita yang solehah yangsentiasa beramal kepada Allah SWT.

Bacalah Surah Yusuf Ayat 4 yang berbunyi:
"Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada' Asyara Kaukabauw
Wasy Syamsa Wai Qamara Ra aituhum Lii Sajidin"

Bermaksudnya:
Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya,"Wahai Ayahku,sesungguhnya
aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan kelihatan
semuanya sujud kepadaku..."

Kemudian sambung Surah Thaahaa Ayat 39
"Wa-alqayka 'alayka mahabbatan minnii walitushna'a'laa 'ainii"
Bermaksud:"Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan
supaya kamu diasuh di bawah pengawasanku."(Qs.thaahaa:39)

(Kisah Zullaikha ini dapat di baca dalam Al-Qur'an surah Yusuf ayat 21-53)

Wahai Muslimah, Ringankanlah Maharmu

0 komentar
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Bersama izin wali,kerelaan calon mempelai wanita dan saksi,mahar menjadi syarat sahnya akad nikah.Mahar adalah harta yang diberikan pihak calon suami kepada calon istrinya untuk dimiliki sebagai penghalal hubungan mereka.ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,Dan berikanlah maskawin (mahar) kepada perempuan (yang kamu nikahi) sebagai pemberian yang penuh kerelaan. (An-Nisa 4).

Dalam tafsirnya,Imam Al-Qurthubi menafsirkan ayat di atas dengan mengatakan,Ayat ini menunjukkan adanya kewajiban atas seorang suami untuk memberikan mahar bagi istri. Hal demikian sudah menjadi kesepakatan para ulama dan tidak ada perselisihan dalam masalah ini.ALLAH menyatakan,Berikanlah maskawin kepada mereka sebagai suatu kewajiban. (An-Nisa 24).

Mahar ini menjadi hak istri sepenuhnya,sehingga bentuk dan nilai mahar ini pun sangat ditentukan oleh kehendak istri.Syariat Islam tidak menentukan batasan minimum atau maksimum untuk mahar pernikahan.Dan bisa saja mahar itu berbentuk uang,benda atau pun jasa,tergantung permintaan pihak istri.Namun syariat menganjurkan wanita agar meringankan mahar kepada calon suaminya dan tidak berlebihan,guna memudahkan proses pernikahan dan menghindari maraknya perzinaan.

Islam mengajarkan wanita agar meringankan mahar dan menyederhanakannya serta tidak melakukan persaingan

Dalam fatwanya,Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz menyatakan bahwa Islam mengajarkan wanita agar meringankan mahar dan menyederhanakannya serta tidak melakukan persaingan,sebagai pengamalan kita kepada banyak hadits yang berkaitan dengan masalah ini,untuk mempermudah pernikahan dan untuk menjaga kesucian kehormatan pemuda-pemudi.

Meski demikian,lanjut Syaikh Bin Baz,para wali tidak boleh menetapkan syarat uang atau harta (kepada pihak lelaki) untuk diri mereka,sebab mereka tidak mempunyai hak dalam hal ini; ini adalah hak perempuan (calon istri) semata, kecuali ayah.Ayah boleh meminta syarat kepada calon menantu sesuatu yang tidak merugikan putrinya dan tidak mengganggu pernikahannya.Jika ayah tidak meminta persyaratan seperti itu,maka itu lebih baik dan utama.

ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin ALLAH akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. (An-Nur:32).

Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk mempermudah urusan,bukan mempersulit,demikian pula dalam hal mahar untuk pernikahan

Selain itu,Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk mempermudah urusan,bukan mempersulit,demikian pula dalam hal mahar untuk pernikahan.Dikutip dari Ishlah An-Nisa; fi Al-Aqidah wa Al-Ibadah wa Al-Bait wa As-Suluk,Al-Bukhari meriwayatkan hadits dari Sahl bin Saad bahwa ada wanita yang mengajukan dirinya untuk dinikahi,oleh Rasulullah,namun beliau menolaknya.

Lalu ada seorang sahabat berkata,Wahai Rasulullah,nikahkanlah aku dengannya. Beliau pun bertanya, Apa yang engkau miliki (sebagai mahar)? Sahabat itu menjawab, Aku tidak memiliki apa pun. Rasulullah berkata,Kalau begitu, pergi dan carilah mahar,walaupun hanya sebuah cincin dari besi.

Sahabat itu pun pergi kemudian datang lagi seraya melapor kepada Nabi,Demi ALLAH aku tak menemukan apa pun termasuk cincin besi.Namun aku memiliki kain ini, dan untuknya (sebagai mahar) separuh kain ini. Nabi balik bertanya,Apa yang dapat engkau lakukan dengan kainmu itu? Jika engkau mengenakannya,dia tidak bisa memakainya. Sebaliknya jika dia yang mengenakannya,maka engkau tidak bisa memakainya.

Sahabat itu pun lalu duduk.Setelah duduk lama,dia pun bangkit. Nabi melihatnya,lalu beliau memanggilnya. Nabi bertanya, (Hafalan) apa yang engkau punya dari Al-Quran? Dia menjawab,Aku punya hafalan beberapa surat; surat ini dan surat itu. Nabi pun bersabda, Aku nikahkan engkau dengan dia dengan mahar hafalan surat yang engkau miliki.

Beliau pun melarang para muslimah berlebihan dalam menetapkan mahar pernikahan.Rasulullah bersabda,Sesungguhnya perkawinan yang besar keberkahannya adalah yang paling murah maharnya.Dan beliau bersabda:perempuan yang baik hati adalah yang murah maharnya,memudahkan urusan perkawinannya dan baik akhlaknya.Adapun perempuan yang celaka yaitu yang mahal maharnya,menyusahkan perkawinannya dan buruk akhlaknya.

Rasulullah bersabda,Sesungguhnya perkawinan yang besar keberkahannya adalah yang paling murah maharnya Ajaran Islam yang mudah pun menetapkan bahwa mahar tidak selalu berbentuk materi fisik atau hal-hal yang merefleksikan kekayaan dan kesejahteraan. Selain harta kekayaan, mahar bisa berupa sesuatu yang diambil upahnya (jasa) dan manfaat yang akan kembali kepada sang wanita, seperti keislaman dan hafalan Al-Quran.

Imam An-Nasai meriwayatkan hadits shahih,bahwasanya Anas bin Malik menuturkan, Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar keislaman dirinya. Adalah Ummu Sulaim masuk Islam sebelum Abu Thalhah. Abu Thalhah bermaksud meminang dirinya.Ummu Sulaim menjawab, Sungguh aku telah masuk Islam. Apabila engkau masuk Islam, aku bersedia menikah denganmu. Lalu Abu Thalhah pun masuk Islam, dan hal itu menjadi mahar bagi pernikahan di antara keduanya.

Dalam riwayat lain diterangkan bahwa Abu Thalhah meminang Ummu Sulaim.Ummu Sulaim menjawab,Demi Allah wahai Abu Thalhah,tak ada seorang seperti dirimu pantas ditolak, namun sayang engkau ini orang kafir. Sedangkan aku ini wanita muslimah, dan tak boleh menikah denganmu.Bila engkau mau masuk Islam,itulah maharku dan aku tidak minta yang lain lagi.

Abu Thalhah pun kemudian masuk Islam,dan itulah mahar untuk menikahi Ummu Sulaim.Tsabit Al-Bannani,seorang tabiin terkemuka, mengomentari riwayat tadi dengan mengatakan,Aku tidak mendengar lagi ada wanita yang maharnya lebih mulia ketimbang maharnya Ummu Sulaim.Mereka pun menikah dan mendapatkan keturunan.

Hikmah di balik anjuran untuk meringankan mahar adalah mempermudah proses pernikahan.Berapa banyak laki-laki yang mundur teratur akibat adanya permintaan mahar yang tinggi?

Wahai ukhti muslimah,lihatlah bagaimana wanita shalihah seperti Ummu Sulaim yang lebih mengutamakan agama daripada nafsu syahwat.Mahar Ummu Sulaim menjadi sebaik-baik mahar di dalam Islam.Hikmah di balik anjuran untuk meringankan mahar adalah mempermudah proses pernikahan.Berapa banyak laki-laki yang mundur teratur akibat adanya permintaan mahar yang tinggi?

Syariat Islam menetapkan aturan-aturan yang mudah dan mulia.Tidak perlulah para muslimah mengikuti wanita-wanita jahiliyah yang berlebih-lebihan dalam menetapkan mahar dan merasa bangga dengan hal itu.Betapa kasihannya para wanita yang tidak kunjung menikah karena menetapkan mahar yang begitu tinggi.Dengan demikian,permudah dan ringankanlah maharmu wahai muslimah!

Ini Baru Namanya Keluarga Sakinah

0 komentar
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Lihatlah betapa bahagianya sebuah keluarga :

Ketika Shubuh jika sang isteri bangun duluan..Maka ia membangunkan suaminya untuk melaksanakan Shalat Shubuh.

Ketika Shubuh jika sang suami bangun duluan..Maka ia membangunkan isterinya untuk melaksanakan Shalat Shubuh.

Ketika sang suami berangkat Shalat Shubuh berjemaah di Masjid..
Sementara sang isteri Shalat Shubuh di rumah.

Ketika sang isteri tengah sibuk masak buat sarapan pagi..
Sementara sang suami menemani si buah hati dengan penuh kasih sayangnya.

Sebelum sang suami berangkat kerja,
Sang isteri telah mempersiapkan sarapan pagi untuk suaminya.

Ketika sang suami sedang menikmati sarapan pagi..
Serta merta sang isteri selalu setia menemaninya.

Ketika sang suami tengah memakai baju kerjanya..
Sementara sang isteri membantu memasangkan kancing bajunya.

Ketika sang suami hendak pamit berangkat kerja..
Serta merta sang isteri mengambil tangan suaminya seraya menciuminya.

Ketika sang suami hendak pamit berangkat kerja..
Tak lupa sang suami mencium kening isterinya.

Ketika sang suami keluar rumah hendak berangkat..
Sementara sang isteri mengiringi sampai halaman rumahnya.

Dan Ketika sang suami telah berangkat kerja..
Sementara sang isteri senantiasa mendoakan untuk keselamatan suaminya.

Siapa yang mau....???
Siapa yang pengen....???

Makanya jangan pacaran mulu. Giliran ditanya kapan nikah?...
Jawabnya kapan-kapan... Capek dweh...:-)

Ya udah kita sama" do'akan semoga yang masih sendiri segera di pertemukan jodohnya. Buat yang udah berkeluarga, semoga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah & Warahmah............Aamiin Ya Rabbal'alaamiin

Jenazah Masih Segar Walaupun Sudah 30 Tahun

0 komentar

Bismillaahirrahmaanirrahiim.


Seorang anak bermimpi didatangi ibunya yang telah meninggal
dunia lebih dari 30 tahun.

Dalam mimpi tersebut sang ibu meminta anaknya supaya memindahkan kuburannya bersebelahan dengan
kuburan suaminya.

Mungkin bagi sebagian kita menganggap itu sekadar bunga tidur. Tetapi sang anak tadi dengan bantuan orang banyak menggali kubur tersebut dan mendapati jenazah ibunya masih kelihatan segar.Subhanallah!

Sugiyem (sang Ibu) telah meninggal dunia sejak 30 tahun
yang lalu.Anaknya sering bermimpi agar kuburannya digali dan dipindahkan berdekatan kuburan suaminya.

Wanita yang berasal dari Desa Kecamatan Jangkar ini meninggal dunia pada tahun 1981.

Mayatnya masih utuh hanya agak kering,bahkan kain kafan yang
membalut jasadnya masih lengkap.Ia meninggal pada usia
yang masih muda iaitu 34 tahun kerana sakit.

Semasa hidupnya Sugiyem terkenal sangat solehah,tidak
pernah membuka auratnya didepan khalayak,rajin berjamaah
di Musholla,gemar menolong sesama dan sangat menurut pada
suaminya.

Semoga,Ibu,dan semua saudara perempuan kita tergolong
kedalam golongan mereka yang sholehah.

Aamiin ya Rabbal'alamin..

Mari BAGIKAN Foto ini untuk mengingatkan saudara kita dimana pun berada, bahwa ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala tidak akan menyia-nyiakan sekecil apapun amal baik hamba-Nya.

Thursday, 7 February 2013

Protes Bakar Jilbab, Di Azab Di Bakar Oleh ALLAH

0 komentar
INDIA-Ini contoh dan pelajaran bagi siapapun yang menentang dan membenci syariat Islam dan seluruh perintah-perintah ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala. Sekumpulan wanita di India melakukan aksi protes dengan mencoba membakar jilbab yang sengaja mereka bawa. Namun, apa yang terjadi,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.,mengadzab wanita ini dan membakarnya di dunia. Api membakar tubuh wanita tersebut.ALLAHU AKBAR!


Dalam sebuah tayangan video yang telah tersebar luas di Youtube,yang diposting oleh Moslim Mowahed,terlihat sekelompok perempuan India melakukan aksi protes terhadap jilbab atau hijab, pakaian yang diwajibkan oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.,kepada Muslimah (wanita Muslim).

Perempuan-perempuan India ini,mengenakan pakaian tradisional India (Sari) terlihat di atas tandon (tempat penampungan) air yang cukup tinggi dan mulai berteriak-teriak memprotes hijab atau jilbab.

Tak lama kemudian, nampak seorang dari mereka,dibantu rekannya,langsung meletakkan jilbab hitam yang sudah dipersiapkan,menyiramkan bensis,dan lalu membakarnya. Apa yang terjadi,si perempuan itu yang ternyata langsung membara.Api menjilat seluruh tubuhnya.Si wanita ini pun langsung turun dengan kobaran api yang sudah menyelimuti seluruh tubuhnya.Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Sementara satu wanita lain pun terbakar dengan api yang menyala-nyala dan masih berada di atas tandon.
Teriak dan jerit histeris bersahutan keluar dari para peserta aksi yang sebagian besar wanita India dan ada juga pria dengan memakai pakaian khas agama sikh. Menurut informasi yang adi di video di Youtube yang diposting pada hari Ahad,(03/02/2013) ini,
si wanita tadi adalah seorang guru dari Punjab yang akhirnya tewas mengenaskan dalam insiden konyol tersebut.

kali lagi, tayangan video ini adalah sebuah contoh dan pelajaran bagi siapapun yang menghina, menentang, dan memerangi syariat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.,termasuk hijab atau jilbab,maka ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala.,pasti akan mengadzabnya, di dunia,apalagi di akhirat nantinya.ALLAHU AKBAR!

Thursday, 10 January 2013

Kunci Untuk Mendapatkan Khusyuk Dalam Sholat

0 komentar
Sesuai janji saya di artikel sebelumnya yaitu "Beberapa Pendapat Tentang Khusyuknya Sholat" bahwa saya akan share "Kunci Untuk Mendapatkan Khusyuk Dalam Sholat". Untuk mendapatkan kekhusyukan dalam sholat emang susah, tapi jangan kawatir jejak sunu mau share "Kunci Untuk Mendapatkan Khusyuk Dalam Sholat itu".

Tumakninah dan ketenangan pikiran adalah sebuah tekhnis RELAKSASI dalam sholat, sehingga sholat dapat di lakukan dengan tenang dan rilek yang akan menambah energi tubuhnya sehingga badan kita terasa fresh. Gerakan tubuh pada saat sholat,di lakukan dengan rilek dan pengendoran tubuh secara alami. Di dalam tumakninah aspek konsentrasi jelas terasa sekali kemudian :

  • Tunduk dan tawaduk serta berketenangan hati dan segala anggota kepada Allah SWT.
  • Pikiran hanya terarah (terpusat) kepada satu titik, yang di maksud satu titik yaitu kepada hati (kalbu), hatinya hanya ingat kepada Allah Ta'ala, bukan kepada yang lain selain zat Allah, (Apabila pikiranya liar tidak terfokus jangan harap bisa khusyuk dalam sholat)
  • Harus memiliki kesadaran dan keyakinan, bahwa kita pada waktu sholat sedang berhadapan dengan Allah sedang berkomunikasi dengan-NYA, dan merasa ada respon dari yang di sembah, (Zat Allah).
  • Sholat adalah mi'ratnya orang mukmin menuju untuk berjumpa dengan Allah
  • Fikiran dan hatinya hanya ingat kepada Allah yang di sembah (Allah zat yang hidup)
Sholat yang terdiri dari ucapan dan gerakan, tubuh menerima manisfestasi atau persepsi seperti :
  • Kalimah kalimah dalam sholat di ucapkan dengan mulut (KALAM)
  • Ucapan ucapan tersebut kita dengar oleh telinga kita sendiri (SAMA')
  • Gerakan gerakan (rukuk, sujud dst) merupakan (QODRAT)
  • Gerakan tersebut kita lihat sendiri disebut (BASHAR)
KALAM, SAMA', QODRAT dan BASHAR adalah sifat sifat Allah, apa bila keempat sifat ini di laksanakan atau di rasakan dengan tumakninah maka akan membuat hati kita benar benar menjadi tunduk, tawaduk kepada zat (Allah) yang di sembah.

Inilah yang di namankan : yang menyembah SIFAT dan yang di sembah ZAT yakni jalan inilah salah satu jalan untuk mendapatkan khusyuk dalam sholat. Terima kasih semoga bisa bermanfaat...!!!

Beberapa Pendapat Tentang Khusyuknya Sholat

5 komentar
Assalammualaikum wr.wb, Apa kabar sobat bloger..? Sore ini jejak sunu mau berbagi tentang khusuknya sholat menurut pendapat para ahli. Bagaimana kalau menurut pendapat anda ?


Selama ini kita sholat hanya selalu menggunakan tata aturan otak kiri yang hanya menganut kepada hukum hukum fiqih yang menghasilkan ketidak nyamanan dan rasa jenuh dalam sholat, karena kebanyakan mempunyai prinsip "Yang Penting Sudah Memenuhi Syarat Syahnya Sholat".

  1. Padahal Rosullullah.SAW. telah memperingkatkan bahwa di dalam sholat ataupun ibadah apapun kesadaran otak kanan harus di aktifkan, yaitu : untuk merasakan kehadiran Allah di hadapan kita (insan).
  2. Rosullullah.SAW. begitu yakin bahwa sholat yang khusyuk merupakan jalan terdekat yang ampuh untuk mengubah prilaku manusia dari yang tadinya tidak baik memjadi berahlak mulia... Amin.
Beberapa pendapat tentang khusyuknya sholat menurut para ahli yaitu "
  • Kata Ulama : Khusyuk itu ialah memejamkan mata dan merendahkan suara waktu sholat
  • Kata Ali Ibnu Abi Thilob.ra : Khusyuk itu adalah tidak berpaling ke kanan dan ke kiri di dalam sholat
  • Kata Amru Ibnu Dinar : Khusyuk itu ialah tenang dan bagus kelakuan
  • Kata Ibu Sirin : Khusyuk itu ialah tidak mengangkat pandangan dari tempat shujud
  • Kata Ibnu Jubir : Khusyuk itu ialah tetap mengarahkan pandangan kepada sholat hingga tidak mengatahui orang sebelah kanan maupun sebelah kiri
  • Kata Atha : Khusyuk itu ialah tidak mempermain mainkan tangan, tidak memegang megang badan dalam sholat
Namun pada pokoknya semua pendapat di atas harus menyentuh hakekat dalan sholat yaitu : rasa berkomunikasi dam menerima respon dari zat yang di sembah (Allah), karena perasaan khusyuk tidak mungkin bisa di perolah jika kita tidak memiliki kesadaran dan keyakinan bahwa kita pada waktu sholat sedang berhadapan dengan Allah, sedang berkominikasi dengan-NYA..

"Khusyuk bukan berkomunikasi untuk mencapai khusyuk" tapi kita di sadarkan bahwa Allah itu dekat dan dengan kesadaran rohani bahwa dirinya sedang bertemu dengan Allah. Dengan kesadaran inilah mereka kembali kepada-NYA untuk berserah diri. 

Itulah Beberapa Pendapat Tentang Khusyuknya Sholat menurut para ahli yang jejak sunu bisa bagi, jika kurang lengkap silahkan tambahkan di komentar, terima kasih, dan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, serta nantikan artiekel selanjutnya yaitu : "Kunci Untuk Mendapatkan Khusyuk Dalam Sholat".

Friday, 21 December 2012

Wanita dan Keindahan

0 komentar

Sudah menjadi sunnatullah bagi anak Adam diberikan kepada mereka berbagai kenikmatan yang mereka cintai dan dijadikan indah pandangan mereka dengannya di dunia ini sebagaimana dalam firman Alloh:

  • “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu:wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah lading. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Alloh-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali-Imran:14)

Ketika menyebutkan berbagai hal yang menjadikan kecintaan manusia dalam ayat ini Allah mendahulukan wanita sebelum yang lain, hal ini memberikan isyarat bahwa wanita menjadi sumber terbesar kenikmatan, kesenangan dan perhiasan hidup di dunia ini.

Tidak terkecuali bagi Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam sebagai sosok manusia terbaik dan termulia, wanita adalah sesuatu yang paling beliau cintai di antara kenikmatan dunia yang lain, dan ini merupakan fitroh beliau sebagai manusia biasa.

Dari Anas radhiallahu ‘anhu ia berkata: 

  • “Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda: ‘Aku diberikan rasa cinta dari dunia terhadap para wanita dan wewangian dan dijadikan penyejuk mataku ada di dalam shalat.” (HR. Ahmad, dan Nasa’i. Di shohih kan oleh Syaikh Al Albani)

Walhasil, Allah telah menciptakan wanita sebagai perhiasan dan bahkan perhiasan terbesar dunia ini namun sekaligus ia juga merupakan fitnah terbesar di dunia ini yang pernah diciptakan Alloh bagi kaum laki-laki.

Thursday, 20 December 2012

Rasulullah SAW Sangat Memuliakan Wanita.! Apa Sebabnya ?

0 komentar

Adapun Rasulullah SAW, manusia termulia dan terbaik sepanjang masa pun mengakui dan sangat memuliakan wanita. ini buktinya :


Dari Abdullah bin ‘Amr radhiallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam bersabda:

“Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Dalam lafazh lain:
  • “Sesungguhnya dunia ini adalah perhiasan dan tidak ada di antara perhiasan dunia yang lebih baik daripada wanita yang sholihah.” (HR. Ibnu Majah)
Dalam lafazh lain:
  • “Sesugguhnya dunia ini seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.” (HR. Ahmad)

Tuesday, 18 December 2012

Wanita Sholihah Yang Menjadi Perhiasan Dunia

0 komentar

Allah telah memberikan sebuah definisi wanita sholihah yang menjadi perhiasan dan kesenangan terbaik di dunia, sebagaimana dalam firman-Nya:

  • “… Maka wanita yang sholih, ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka) …” (QS. an-Nisa’:34)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihiwassalam juga memberikan gambaran wanita sholihah terbaik sebagaimana dalam hadits:

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata: “Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam ditanya:’Siapakah wanita yang paling baik?’ Beliau menjawab:

  • '(Sebaik-baik wanita) adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, mentaati (suami)-nya jika ia memerintahnya dan ia tidak menyelisihi (suami)-nya dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.’ (HR. Ahmad, al Hakim, an Nasa’i dan ath Thobrani dan di Shohihkan oleh al Albani).

Beliau Shalallahu ‘alaihiwassalam juga berwasiat untuk memilih wanita yang memiliki dien (agama) yang baik sebagai ukuran keshohihan seorang wanita, bukan kecantikan, kedudukan atau hartanya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihiwassalam beliau bersabda:

  • “Wanita dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, kecantikannya dan karena dien (agama)-nya; maka pilihlah yang memiliki dien maka engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kata Mutiara Muslim Tentang Wanita

2 komentar

Beberapa nasehat dan kata mutiara islam tentang wanita dapat menjadi bahan renungan dan pelajaran buat kita semua .. 


  • Sesungguhnya wanita (sanggup) menyembunyikan cinta selama empat puluh tahun, namun dia tidak (sanggup) menyembunyikan kebencian walaupun hanya sesaat.
  • wanita disempurnakan dari tulang rusuk | bukan tulang kepala hingga tinggi, bukan tulang kaki hingga rendah, karena ia ialah teman
  • Sesungguhnya Allah menciptakan wanita dari kelemahan dan aurat. Maka, obatilah kelemahan mereka dengan diam, dan tutupilah aurat itu dengan menempatkannya di rumah.
  • karena wanita diciptakan tidak sama | dia kelemahan dari kelebihan lelaki dan kelebihan dari kelemahan lelaki, ia melengkapi
  • Sebaik-baik perangai wanita adalah seburuk-buruk perangai laki-laki, yaitu; angkuh, penakut, kikir. Jika wanita angkuh, dia tidak akan memberi kuasa kepada nafsunya. Jika wanita itu kikir, dia akan menjaga hartanya dan harta suaminya. Dan jika wanita itu penakut, dia akan takut dari segala sesuatu yang menimpanya.
  • karena wanita lekas linangan air matanya saat sedih, baik saat senang | karenanya suami diberikan dada yang lebih bidang
  • Janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya, karena mungkin saja kecantikannya akan membinasakannya. Dan jangan pula kalian menikahi wanita karena hartanya, karena mungkin saja hartanya akan menjadikannya bersikap sewenang-wenang. Akan tetapi, nikahilah wanita itu karena agamanya. Sungguh, seorang budak hitam yang putus hidungnya, tetapi kuat agamanya, dia lebih utama.
  • lembut lemah wanita tercipta untuk berikan keturunan | maka dia penolong yang menawan, bukan lawan tanding yang sepadan
  • Aib yang terdapat pada seorang wanita akan terus ada selamanya. Aib ini juga akan menimpa anak-anaknya setelah menimpa ayah mereka.
  • lemah lembutnya wanita bisa menguatkan suaminya | dan kekuatan suaminya adalah bila bisa berlaku lembut terhadap istrinya
  • Kecemburuan seorang wanita adalah kekufuran, sedangkan kecemburuan seorang laki-laki adalah keimanan.
  • wanita memiliki rahim, begitulah mereka menciptakan kerabat | sekaligus mengajari lelaki bahwa mereka tiada ada tanpa wanita
  • seorang wanita tidak perlukan lelaki yang pintar mengarang alasan | tapi wanita sangat menghargai lelaki yang berkata lewat perbuatan
  • seorang istri tidak perlukan suami yang pandai membangun argumen | karena yang ia harapkan hanya pengertian dan rasa aman
  • tidak berarti bagi istri alasan logis, fakta akurat dan detail penjelasan | ungkapan sayang sepele, dan pelukan akan berikan lindungan
  • bahkan seringkali seorang istri tidak perlukan lelaki yang pintar bicara | lebih berarti seorang lelaki yang pandai mendegar makna
  • karena bahagia bagi wanita bukan masalah fisik lahir | tapi apa yang bisa dirasa dalam hati batin
  • wanita lembut bukan untuk diinjak, melainkan untuk dilindungi | bagaikan hamparan hijau permadani dibawah kokoh rindang pohon berseri
  • bila selama ini wanita menaatimu wahai suami | berikan sedikit waktu bagi mereka untuk lakukan apa yang mereka nikmati
  • karena wanita dicintai tersebab kelemahannya | karena ia harus dilindungi dan dijaga
  • hargailah wanita, karena hargamu tergantung daripadanya | karena lelaki selalu dilihat dari 3 wanita, istri-ibu-anak perempuannya
  • tugas suami adalah mendidik istrinya agar paham | dan mendidik itu dengan pengertian, bukan suara keras dan ringan tangan
  • bila istri belum memahami | maka hendaklah suami bertanya apa yang salah dari cara didiknya, bukan bertanya siapa yang dia didik
  • seharusnya wanita menyambutmu dengan senyum laksana anak kecil saat hadirmu dirumah | tanda bahagia wanita nyata di muka
  • bila istri tiada bahagia bersama kita? | mungkin perlu kembali kita kaji Islam, dan jalan hidup Nabi, agar pandai bahagiakannya
Itulah beberapa kata mutiara muslim tentang wanita, bagai mana menurut pendapat anda....! Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, amiennn.....!!


MAU TEMPLATE BLOG 
SEPERTI GAMBAR DI BAWAH INI ?


Ciri Ciri Wanita Ahli Penghuni Surga

0 komentar
Bila kita perhatikan, dari masa-ke-masa semakin banyak saja wanita yang sadar akan indahnya berhijab. Banyak kita dapati muslimah yang sebelumnya tidak berjilbab kemudian mulai mengenakan jilbab. Alhamdulillah, Semoga Allah merahmati mereka. Namun masih terlalu cepat berpas diri. 

Pasalnya, masih sangat disayangkan kebanyakan dari mereka belum berhijab dengan benar dan sesuai syariat. Bisa jadi dikarenakan mereka memakai jilbab hanya karena mengikuti trend, atau hanya agar terlihat islami, terlihat lebih anggun dan cantik, atau hanya ikut-ikutan saja. Maka mereka pun lebih mementingkan faktor keindahannya, keanggunan, ke-stylish-an, tanpa mempedulikan sudah-benar-atau-belum jilbab yang digunakan wanita muslimah tersebut .


Maka ketahuilah wahai wanita muslimah, Allah telah mewajibkan bagimu untuk berhijab, maka Allah pun telah memberikan ketentuan-ketentuannya. Dan ketahuilah berhijab yang syar’i tidak hanya sekedar menutup aurat wanita muslimah saja. Dan hal ini yang banyak disalah-pahami kebanyakan wanita muslimah.

"Sesunggunhya wanita yang paling cantik adalah wanita yang solehah yang menjaga keimanan,ketakwaan kepada ALLAH SWT,yang sangat takut dengan azab api neraka,yang menjaga dirinya dari hal-hal yang diharamkan agama” •
“sesungguhnya,Wanita yang Mendirikan Sholat,menunaikan puasa,menjaga kehormtan dan mentaati suaminya maka akan dikatakan kpdnya “Masuklah kedalam surga dari pintu mana saja yang engkau mau” (Muttafaq alaih)
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan adalah wanita salehah” (H.R. Muslim dan Nasa’i)

  • .Bertakwa dan  Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
  • Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
  • Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
  • Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
  • Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
  • Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
  • Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
  • Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
  •  Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
  • Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
  • Berbakti kepada kedua orang tua.
  • Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
  • Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
  • Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.

Cara Merawat Rambut Wanita Berjilbab

0 komentar
Kali ini jejak harput akan berbagi sedikit tips cara merawat rambut berjilbab ,Pengguna jilbab pada wanita sekarang ini telah banyak dan mengikuti trend tertentu dalam memakai jilbab . Berjilbab saat ini tidak hanya menjadi salah satu busana muslim yang wajib dikenakan kaum wanita muslimah tetapi juga telah bermetamorfosa menjadi tren fashion untuk para wanita muslimah. Sehingga wanita muslimah mampu menunjukan eksistensinya. Jika dulu jilbab hanya dipake dengan gaya yang biasa saja, kini berjilbab dapat dibuat dengan berbagai macam gaya, sehingga banyak anak-anak muda yang tertarik dan mau berjilbab walaupun kebanyakan dari mereka asal memakainya dan tidak sesuai dengan syariat ^^


Dengan berjilbab , wanita berjilbab harus rela menutupi rambut mereka yang merupakan mahkota bagi seorang wanita. Bukankah berhijab atau menutup aurat untuk menutupi keindahan wanita. Walaupun demikian, rambut wanita berjilbab tetap harus mendapatkan perhatian dan tidak mengabaikan kesehatan rambut karena dengan berhijab tidak lantas menghindari rambut dari berbagai macam masalah karena rambut yang tertutup dalam waktu yang lama akan kekurangan oksigen, terasa lembab dan panas.

Oleh karena itu, kesehatan rambut wanita berjilbab harus mendapatkan perhatian lebih, karena rambut wanita berjilbab justru cenderung memiliki berbagai masalah rambut seperti rambut menjadi lembab, ketombe, rontok atau patah, lepek, dan kulit kepala berminyak. Sehingga harus mengetahui merawat rambut berjilbab
cara merawat rambut wanita berjilbab sebetulnya tidak susah, asal rutin dilakukan dan perlu diketahui bahwa kondisi alam di Indonesia memiliki tingkat humidity/kelembaban yang tinggi sering menimbulkan penyakit kulit, terutama juga pada kulit rambut.Oleh karena itu, perawatan ekstra untuk menjaga kesehatan rambut bagi wanita berhijab pun tidaklah harus mahal, bahkan cara merawat rambut wanita berjilbab, bisa dilakukan sendiri di rumah.
Berikut adalah beberapa Tips dan cara merawat rambut wanita berjilbab dengan perawatan sendiri :
  • Keramas secara teratur 2-3 hari sekali.
  • Pilih shampo yang sesuai dengan jenis rambut dan kulit kepala, karena rambut berhijab cenderung berminyak, maka sebaiknya pilih jenis shampo untuk rambut berminyak.
  • Selalu gunakan hair tonik setelah keramas, dan lakukan pijatan ringan pada kulit kepala, karena pijatan ringan ini dapat membantu melancarkan peredaran darah.
  • Creambath seminggu sekali akan sangat membantu dalam menjaga kesehatan rambut apalagi kesehatan rambut bagi wanita berhijab, supaya rambut dan kulit kepala selalu mendapatkan nutrisi, serta menghindari kecenderungan menjadi lembab dan kulit kepala berketombe.
  • Kesehatan rambut juga dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup kita. Untuk itu perbanyak makan makanan yang mengandung rendah lemak serta kaya akan protein, vitamin B-6, vitamin B-12, dan vitamin C, serta zat besi yang mampu memberikan nutrisi bagi rambut secara alami seperti Kacang-kacangan, bayam, pisang, dapat menjadi pilihan.
  • Selain itu, kita sebaiknya memperhatikan  kondisi rambut sebelum ditutupi dengan hijab saat  ingin berpergian:
  • Sebelum mengenakan hijab, rambut harus dalam kondisi sudah kering, karena rambut yang masih basah atau lembab menyebabkan rambut menjadi rapuh, selain itu kondisi rambut basah yang ditutupi akan menimbulkan ketombe dan menyebabkan kulit kepala yang lembab.
  • Untuk rambut yang panjang, jangan mengikat rambut terlalu keras,karena akan menyebabkan rambut menjadi rapuh dan mudah patah.
  • Jangan seharian memakai hijab, maksimal 8 jam, atau setidaknya luangkan sedikit waktu untuk melepas hijab agar pori-pori kulit kepala bisa bernafas.
Disamping hal tersebut, pemilihan bahan hijab juga mempengaruhi kesehatan dan kondisi rambut. Untuk itu, berikut adalah tips memilih bahan jilbab , sebagai bagian dari cara merawat rambut wanita berjilbab:
  • Pemilihan bahan untuk hijab, cukup berpengaruh terhadap kesehatan rambut, Pilih yang berbahan seperti kaos, katun atau spandek karena bahan-bahan tersebut sangat mudah menyerap keringat, sehingga dapat mencegah terjadinya kelembapan di rambut atau kulit kepala kita.
  • Hindari menggunakan hijab warna hitam atau gelap, khususnya di siang hari, karena warna hitam atau gelap sangat mudah menyerap sinar matahari, sehingga membuat rambut atau kulit kepala menjadi lebih panas.
  • Hindari menggunakan hijab yang berlapis-lapis, atau kalaupun berlapis jangan lebih dari empat lapisan, selain membuat kulit sulit bernafas, juga menyebabkan kulit kepala menjadi lembab.
  • Jangan terlalu sering mengikat kerudung dibagian leher, karena menghambat udara masuk dan rambut susah bernafas.
  • Jangan pakai hijab yang bahannya terlalu tebal, ketat, atau mengikat rambut kepala terlalu kencang.
Semoga artikel tentang cara merawat rambut berjilbab bermanfaat bagi  anda! 
Previous Post Homepage